Cita rasa gerakan bangsa ini acak-acakan
Membabi; merdeka katanya
Diresapi semesta, dihirup tua bangka
Kami menolak diam
Lelaki, juga perempuan itu
Daun, juga ranting kering itu
Pernah sama-sama berkeringat di kerumunan mayat
Tengadahi deras gemuruh air mata langit yang bangkit
Di sebalik hasrat yang gemetaran
Kami titipkan secuil resah tentang basah; tentang tumpah
Angkuh dan toleransinya, bungkam dan ketaksadarannya
Padanya.
Kami teriakan, lawan, lawan, lawan




